aku yakin kamu ada di suatu tempat
sedang menungguku
atau mungkin sedang mencariku
mencoba saling menemukan satu dengan yang lainnya

aku ingin bertemu denganmu
boleh gak?
kapan kamu ada waktu?
apa kamu sudah bersedia menemuiku?
atau kamu masih ingin menjejak kebebasan yang mahaluas ini?
dan membiarkan aku menunggu?

tapi tenanglah
tidak apa-apa sayangku..
aku tidak apa-apa menunggu
aku sedang tidak diburu waktu
aku hanya ingin sedikit menyapamu
boleh kah?

kira-kira kapan yah waktu yang tepat itu?
sebentar..
biar ku setting pertemuan itu untuk kita

saat itu kuas pelukis yang dicelupkan ke tinta jingga sudah memulas ufuk barat.
aku tak menolak kalau awan menggantung dan menyumbangkan tarian ritmis berupa gerimis.
satu janji temu. satu jam lagi sebelum surya benar-benar pergi.
di penghujung laut yang tak berbatas.
melihat mentari pamit merapat dan menitip asa untuk esok hari.
tentang kita.
pertemuan yang sempurna.
kita berbagi cerita tentang doa dan asa.

mungkin begini rasanya bertemu denganmu sayangku
tidak hanya sekedar kupu-kupu yang beterbangan di sekitarku
dengan warna-warninya yang melenakan
serta kepak sayapnya yang terus menggelitikku
disertai organ dalam yang tiba-tiba selayaknya landasan pacu
tapi juga dilengkapi dengan semburat merah yang berujung pada ketenangan