.i wish i am special.

If Only14 December, 2005 11:08 am

Coba tengadah sesaat..
apa?
di atas sana, awan beriring dengan bentuk yang indah
Owh, itu awan harapan
awan harapan?
Ya, awan harapan, terbentuk dari embun asa yang menguap. Awan itu untukmu.

tengadah lagi..
Apa?
di atas sana, berkelap-kelip, berganti-ganti warnanya
Owh… itu bintang yang kulukis malam tadi
bintang yang kaulukis malam tadi?
Ya, satu yang kulukis di ufuk timur untuk kau lihat setiap pagi.
Bagaimana caranya?
duduk di teras, memikirkanmu. dalam sekejap, bintang itu telah kuwarnai dengan rindu. Kuletakkan di ufuk timur, agar dapat menemani sujud pagimu mengawali hari.

Sekali lagi, tengadahlah!
apa?
di sebelah sana, mekar sempurna, menebar wangi
owh… itu kembang kasih
Kembang kasih?
ya, kembang kasih. setiap wangi dan mekarnya seiring doaku tentangmu. kembang kasih itu untukmu.

kau masih mau tengadah?
Apa?
di atas sana, di barat langit
Owh… itu sekotak nada senja
sekotak nada senja?
Ya, sekotak nada senja. saat senja tiba, lembayung akan menyanyikan nada terbaiknya menghasilkan sekotak nada senja, musiknya bergema di barat langit dengan semburat jingga nan elok. sekotak nada senja itu untukmu.

Tetap tengadah..
apa?
Di sana, tinggi, menjulang
owh… itu bukit rindu
Bukit rindu?
ya, bukit rindu. setiap rindu yang tak tersampaikan, kusimpan dalam hati, tumbuh menjadi bukit rindu. bukit rindu itu untukmu.

sekarang coba rasakan..
Apa?
ini, rintik, ritmis, gerimis
Owh… ini gerimis bahagia
gerimis bahagia?
Ya, gerimis bahagia. kala kau tertawa, gelakmu menggema, gerimis ini turun. aku memilih sore hari. saat rintiknya usai, kau dapat mencium aroma tanah tersentuh rintik dan menghadirkan aku disana. gerimis bahagia ini untukmu.

IrOniC 8:49 am

diriku hanya ingin dekat denganmu
mendapatkan pelukan hangat itu
menikmati kecupan manis itu

ReView 8:17 am

my dear dearest pekerjaanku,
hmm, ga terasa udah setaon lebih diriku bersamamu.
menggeluti dirimu. berbagi banyak waktu dengan dirimu.
entah itu aku sukai ataupun aku tidak sukai.
dirimu tentu saja membawa banyak perubahan bwat diriku
menjadi lebih baik atau tidakkah aku? entahlah.
di luar sana, masih banyak yang mencarimu.
aku yang sudah mendapatkanmu tidak terlalu pintar menjagamu, membesarkanmu.
sering aku mengumpati dirimu.
sering pula aku tak bersyukur telah mendapatkan dirimu.

salahkah?
tidak juga. aku tahu dirimu menikmati mempermainkanku.
aku tahu dirimu menikmati saat diriku mulai mengumpatmu.
tak urung juga dirimu terus menggodaku untuk selalu tidak bersykur.

ya, aku telah memilih dirimu. pilihanku harus aku jalani toh?
itu konsekuensiku karena membuat sebuah pilihan.
hmm, mungkin aku tidak tahu apa yang aku hadapi.
tapi bagaimana aku bisa tahu kalo aku tidak pernah mencoba
aku bukan seorang petualang. aku hanya senang bertualang.
meskipun aku harus meninggalkan banyak hal untukmu.
yang membuat aku selalu merindukan hal hal itu.
meskipun aku harus mendapatkan perkataan “life seems unfair”
dari orang orang yang selalu berharap untuk bisa bertemu dirimu.
tapi herannya tak pernah membuat diriku untuk sedikit menikmatimu.

dengan bertemu dirimu
setidaknya aku sedikit demi sedikit melihat lain dunia
sisi lain dari kehidupanku terdahulu
mungkin sekarang saatnya aku mulai menata hatiku untuk setulusnya padamu
hmm, tak keberatan toh dirimu sabar menantiku?
hingga saat aku bisa tertawa kala dirimu membuat aku tertawa
hingga saat aku bisa menangis kala dirimu membuat aku sedih
hingga tak ada pikiranku untuk berpisah darimu..
tak keberatan toh dirimu?

dear dearest pekerjaanku
ada sedikit permintaanku untukmu..
bantu aku ringankan dirimu sedikit yah..
you give me a week to do this all thing. may i do some bargaining?
or would you give me, someone or sometwo to help me finishing this job?
hehehehe.. moga moga aku gak salah meminta pengertian itu darimu..
saat ini aku sangat mengharapkan kerja sama darimu..

hmm
let me learn to love you dear..
we’ve been too long together without talk each other
so this is the time..
would you mind??

dari diriku yang ingin mencintaimu..

If Only 7:36 am

ada yang tumbang hari ini
sebuah pohon besar
yang berumur puluhan tahun
tanah menganga mengeluarkan akar dan serabutnya

hari ini, ada yang tumbang
sebentuk harapan
matanya nanar menghapus asa
retasan hati mengalir deras

ada yang tumbang ini hari
segenggam percaya
pergi bersama umpatan
kepada siapa mesti berpegang?

aku yang melihat
tak mampu menatap
aku yang mendengar
tak mampu menerjemahkan kata

tumbang
meluluhlantahkan doa
tergugu
hanya kata kejam yang teruntai