.i wish i am special.

ReView16 November, 2005 12:40 pm

watawww
sepertinya hari ini diriku posting banyak bwangedd sampeee.. hihihihihi. ga tau. tuan inspirasi lagi menyapa saya hari ini. gak pa pa lah. blog sendiri juga. ngapain mesti itung itung postingannya.

hari ini sibuk seperti biasanya
dan diriku..
hanya mo bilang kali diriku hari ini bener bener got so many things. pi ga isa diceritain. diriku mesti muleh skarang.. aahauahuahaua :D

ble’e eeuyhhh..

o iyeh.. besok dari pagi mo ke tempat sosialisasi.. dan abis itu sorenya diperiksa. hari ini blom jadi pemeriksaan dari kantor pusat. and know what. diriku belum membereskan apapun yang berkaitan dengan pemeriksaan itu. call me crazy aja!!

wowww..
muleeh seeekk..
ujannya masih keren wat dipake ujan-ujanan..
didaaa didaaaaaaaa…

IrOniC 12:21 pm

Pusat Perbelanjaan, suatu sore yang membeku..

Di luar hujan. aku gak bisa kemana-mana dulu. hujannya masih deras. sempat terpikir untuk nekat, basah-basahan lagi. hujan-hujanan kan bukan hanya untuk anak-anak. meskipun aku tahu aku sudah cukup ‘besar’ untuk mestinya tidak hujan-hujanan lagi. tapi.. dan selalu saja ada kata ‘tapi’ dalam otak ku ini. tapi gak tau kenapa, aku lagi pengen lama-lamaan di kantor. padahal besok ada meeting dengan big boss. ough!! dan aku sebagai orang yang harus mempresentasikannya. shit!! bahan untuk presentasi blom ada yang beres. don’t care who care. yeah. i’m sick.

aku sedang terpuruk. nobody knows. kecuali sahabat-sahabat terdekatku. yang sekarang berada tidak dekat denganku. ingin sekali menghubungi teman-temanku. sahabat-sahabatku. yang ternyata selalu menunggu kabar dariku dan aku lupakan. i’m not quiet a good friend isn’t it?? i know that. dan skali lagi don’t care who care. aku udah menjadi orang yang paling gak ngurus dengan segala hal. entah since when. everybody changing toh??
tentang teman-temanku, mereka hadir dalam keterpurukanku. thank god. but, sepertinya aku tak cukup bersyukur, setelah mendapatkan penghiburan-penghiburan dan perlakuan sebagai pesakitan, aku ogah-ogahan menghubungi mereka lagi. what’s wrong with me?

dan sore ini, aku ketemu salah satu dari mereka. yang kebetulan masih bisa aku temui di duniaku yang sekarang. keramahan mereka selalu memberi kehangatan di senja yang menggigil. you know what? i feel been curse to meet her. aku benar-benar lagi tak ingin membicarakan masalahku. hmm, not really, but i need to hear an opinion from someone who can objective with my problem. comment bout this situation not becoz i’m her/his friend. tapi aku tidak tahu mencari dimana ’seseorang’ itu. basa basi sedikit menanyakan kabar, dan kemudian aku terlibat pembicaraan yang panjang. tentang masalahku.

“gimana?”
“hmm, wut?”
“jangan pura-pura bloon deh. ada perkembangan apa?”

see, i can’t stand on it. something like this!!
but i need to do it.
seberapa sakitpun itu.

“hmm, ternyata ga semudah yang aku kira”
“maksudnya? apa yang kamu kira?”
“gak semudah yang aku bayangkan. aku gak bisa konsen. sama sekali. semuanya seperti melayang-layang. kalopun mungkin ribuan godam udah ditimpuk ke kepalaku aku gak akan sadar. i’m sick. parah”
“…”
“desease, i don’t have any idea how to get cure”
“kamu ama dia gimana selama ini?”
“mm, just like as ussual. nothing change”
“see, you hurt your self hunny”
“hmm..”
“kamu tetep aja ngobrol ama dia seolah gak ada kejadian, macam pantat bumi mo meletus…ya sakitnya gak waras2…mbok kamu off dulu… semedi atau nangkepin nyamuk kek…”
“…” (more…)

TrackBack 11:11 am

berakit-rakit ke hulu
berenang-renang ke tepian
bersakit-sakit dahulu
bersenang-senang kemudian

it means?
susah dulu baru senang

it means lagi..
hukum sebab akibat sangat berpengaruh

it means lagi
ini dulu baru ituuu…

starting with cetingan jayuz ama sobat sobit yang sabit banged, si astheeka ;) yang katanya kangen banged ama misua nya tapi pas misua nya nongol dirinya malah mo off, ble’e bwanged deh ihw. nungguin kelamaan dirinya dah mulai protes. maka terjadilah percakapan jayuz sedunia antara dua orang gila :

astheeka: hapenya pa’i gak aktif
astheeka: padahal dirikuh kangen….
edelweiss_byru: wew
edelweiss_byru: kok bisa?
astheeka: gak teu
astheeka: low bat kali
edelweiss_byru: itu pai
edelweiss_byru: ol tuhw
edelweiss_byru: dah pv an lom?
astheeka: dirikuh sudah tereak dari tadi
astheeka: tapi dirinya tidak berkutik
astheeka: hantu kali
astheeka: yasuw….
astheeka: dirikuh mulih dah!
astheeka: dah malem juga
edelweiss_byru: walahhhhhhhhhhhhhhh
edelweiss_byru: bukan ga berkutik
edelweiss_byru: bandwith kantor lagi down
edelweiss_byru: makanya parah getuh
edelweiss_byru: suka leled duluw baru isa
edelweiss_byru: kek mas die tadi
edelweiss_byru: sampe bete betean duluw
astheeka: oooooooooooooooooooooooo yeah?!!!!!!!!!!!!!!
astheeka: yasuw dirikuh bete2an duluw
edelweiss_byru: hihihi
edelweiss_byru: iyoh
edelweiss_byru: kan susah dulu baru seneng
edelweiss_byru: masa mo langsung seneng ae :P
astheeka: kalo susah tyus? (more…)

IrOniC 9:04 am

katanya, jam o3.oo am, jiwa-jiwa terbang mencari pasangannya. orang yang sering terjaga pada jam segitu biasanya menantikan sesuatu. hmm, how bout an insomniac guy??

gadis itu selalu terjaga tepat pada jam o3.oo am. entah apa yang membuat dia terjaga pada jam jam seperti itu. saat dimana orang kebanyakan sedang indah-indahnya bersandiwara dalam theater mimpinya dan lelapnya berbagi senyum. sepertinya ini sudah menjadi kebiasaannya sejak dulu.

flashback on her 18 years old
o3.oo am

gadis terjaga. beranjak keluar kamar hendak mengambil sesuatu. terdiam di depan pintu kamar. melihat ayahnya sedang asik dengan telpon genggamnya. mendapati ayahnya sedang menelpon kekasih gelapnya. how could be? she became a witness for a thing her father done. a thing : yang sangat mempengaruhi keadaannya. meskipun dia hanya bisa diam dan menganggap hal itu tidak terjadi. kembali ke kamar tidur dan berlaku seperti biasanya.

flashback on her 19 years old
o3.oo am
lagi-lagi gadis terjaga. melakukan rutinitas dari keterjagaannya. mendapati ibu nya merokok di ruang keluarga. terpaku. “itu ibuku!!!!” jeritnya dalam hati. kenapa yang tak terucap hanya tersekat di tenggorokan. air mata. di antara kedua wanita itu. dia tahu ini karena ayahnya. lagi-lagi gadis diam.

flashback on her 20 years old
o3.oo am
selalu terjaga pada jam seperti ini merupakan hal biasa bagi gadis. dia sudah tak menduga-duga lagi apa yang akan dia temui dalam keterjagaannya. yang dia tahu pasti, dia akan menemui hal-hal yang memunculkan erosi batin. kali ini dia menemukan saudaranya dengan pacarnya. dia sudah cukup tahu untuk mengetahui apa yang terjadi. kali ini dia kembali ke kamar dan tidak meneruskan aktifitas keterjagaannya. dia menangis. sendiri. sepi.

now she’s 21 years old
o3.oo am
masih menjadi aktifitas tetapnya untuk terjaga. kali ini dia menemui kekasih sejatinya. bercerita dengan kekasihnya. mengeluh kepada kekasihnya, merutuki dan mencaci kekasihnya. dan dia selalu mendapati kekasihnya tetap tersenyum. membelainya dengan kasih sayang yang tak menuntut balas. gadis tahu dia tidak pernah benar-benar sendiri dalam kesepiannya. kekasihnya selalu menuntunnya..