hmm sakit lagi sakit lagi
migrain yang budiman dan dont know why niyh, diriku sepertinya mwales bwanged (lho?) bukan dink. pengen muntah. tapi ga diturutin. klo diturutin entah wut happen. sakit kepala sampe pengen muntah. dah lama. sering lagi. pi dah lama ga juga. dudul euyh. capek euy. diriku mulai ngeluh lagi deh.. ikzz ikzzz..
hujan begitu dekat
inginku menyentuhnya
nyaman dalam peluknya
hangat dalam sapanya
aku meradang menikmati dinginnya
mengikuti ritmenya yang menyanyikan rinduku
hujan tau dia dirinduimu
hujanpun tau kau selalu menunggunya
dan hujanpun janji
untuk selalu mendendangkan rindu
dari yang memujamu
dia membuatmu selalu damai
rasa itu kutitipkan pada hujan
aku memintanya menjaganya untukku
entah dia bersedia atau tidak
aku menikmati kehadirannya
hei, apa itu?
nyanyian dari sang hujan?
hujan membawanya darimu?
aku tak ingin hujan berhenti
biar senandung rindu itu terus mengalun
membelai tenang jiwa terdalam
tak usahlah berlari kemana-mana
tak perlu berkelana untuk mendengar nyanyian rinduku
tetaplah di situ, dan jagalah nada itu
untuk kau nyanyikan kembali membelai asaku
hujan pergi
membuat lagu dahaga rindu usai
tapi senyumku tetap terkembang
karena kutahu kau akan membawanya sendiri untukku
karena kau satu-satunya yang merinduiku
Suatu hari seorang bapak tua hendak menumpang bus. Pada saat ia menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Lalu pintu tertutup dan bus mulai bergerak dengan cepat, sehingga ia tidak mungkin ia bisa memungut sepatu yang terlepas tadi. Lalu si bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya keluar jendela.
Seorang pemuda yang duduk dalam bus melihat kejadian itu, dan bertanya kepada si bapak tua, “Aku memperhatikan apa yang Anda lakukan Pak. Mengapa Anda melempakan sepatu Anda yang sebelah juga ?” Si bapak tua menjawab, “Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya.”
Si bapak tua dalam cerita di atas memahami filosofi dasar dalam hidup -jangan mempertahankan sesuatu hanya karena kamu ingin memilikinya atau karena kamu tidak ingin orang lain memilikinya-
Kita kehilangan banyak hal di sepanjang masa hidup. Kehilangan tersebut pada awalnya tampak seperti tidak adil dan merisaukan, tapi itu terjadi supaya ada perubahan positif yang terjadi dalam hidup kita.
Kalimat di atas tidak dapat diartikan kita hanya boleh kehilangan hal-hal jelek saja. Kadang, kita juga kehilangan hal baik. Ini semua dapat diartikan: supaya kita bisa menjadi dewasa secara emosional dan spiritual, pertukaran antara kehilangan sesuatu dan mendapatkan sesuatu haruslah terjadi.
Seperti si bapak tua dalam cerita, kita harus belajar untuk melepaskan sesuatu. Tuhan sudah menentukan bahwa memang itulah saatnya si bapak tua kehilangan sepatunya. Mungkin saja peristiwa itu terjadi supaya si bapak tua nantinya bisa mendapatkan sepasang sepatu yang lebih baik.
“Satu sepatu hilang. Dan sepatu yang tinggal sebelah tidak akan banyak bernilai bagi si bapak. Tapi dengan melemparkannya ke luar jendela, sepatu gelandangan yang membutuhkan. ”
Berkeras mempertahankannya tidak membuat kita atau dunia menjadi lebih baik. Mungkin memang pedih pada awalnya… mungkin butuh bulan berbilang tahun untuk menyeka bening yang terkadang masih mengalir…. Namun kebahagiaan memang tak selamanya… dan kesedihan takkan mengembalikan apa yang telah berlalu…
Kita semua harus memutuskan kapan suatu hal atau seseorang masuk dalam hidup kita, atau kapan saatnya kita lebih baik bersama yang lain. Pada saatnya, kita harus mengumpulkan keberanian untuk melepaskannya.
“Semoga kita bisa menjadi orang yg ikhlas yang tetap masih bisa memberikan senyum terindah kita pada dunia”.
hwah, sepertinya akan terjadi wiken yang ble’e lagiyh
hikppz hikkppzz hikppzzz
tiap wiken feels not so good getuh, hwaah. bagus bwanged deh. mikirin hari esok yang akan ble’e? wah, ga se ble’e itu kok diriku. dan seharian ini diriku hanya dengerin separated nya usher di winamp. betul betul. sampe tuli. eh ga dinkz. sampe diriku hapal lagunya. horeeee.. hihihihihi. byaren byaren.. lagunya kewl. padahal dah mo ampir jadul niyh lagu. ga pa pa dah.
dan orang orang di sekitar saya. who think they understand me. makasiyh atas segala bentuk keprihatinan yang dimunculkan. really appreciate that. pi ada baeknya klo just shut up. much better mungkin. diriku lagi ga pengen. wah, if only i could be disapear for a moment..
hmm overall.. diriku kangen
hehehe
parah euy
kronik
dan feel empty
itu dah yang paling parah. hhhhh hhhh hhhh
dan semua aksara tentangmu mengendap bersama waktu

