bosan kah dirimu
ataukah mungkin pula marah
terkadang
aku ingin melesat
hanya untuk kepastian
semua baik baik saja
terkadang
diam itu tak membantu
mungkin..
bosan kah dirimu
ataukah mungkin pula marah
terkadang
aku ingin melesat
hanya untuk kepastian
semua baik baik saja
terkadang
diam itu tak membantu
mungkin..
huaaaahh..
*tuink*tuink*tuink*
berhari hari ga ngeblog di internet
apa kabar dunia?
akhirnya diriku tenggelam dalam aktivitas edun di sekretariat
padahal kerjaan RT blom rampung
haha
haruskah saya mensyukurinya ato mengumpatnya
yah setidaknya hari hari ku masih berhari
entah dia akan berlalu dengan apa
menjadi apa seperti apa kemudian apa
alhamdulillah..
Tak tahu mengapa aku selalu saja merindu mu.. hmm, mungkin sekarang saatnya untuk ku berhenti menganalisis dan bertanya mengapa, berhenti membuat klausa sebab akibat yang baru akan ada habisnya bila aku menjawabnya dengan kausa prima, dan berhenti menemukan segerbong alasan yang terlalu dibuat untuk ada.. jalani saja semua nya dan mungkin aku akan tetap tersenyum dan selalu tersenyum..
May I do some flashback?
Aku sedang tidak siap untuk datang, aku sedang tidak siap untuk mengikuti perhelatan itu, dan aku datang tidak dengan segenap hati, meskipun jujur saja, perhelatan itu sungguh aku nantikan. Kamu, teman-teman mu, aku, teman-teman ku, dan akhirnya kita semua menjadi akrab dalam kebersamaan. Kegilaan-kegilaan yang kita lakukan, yang akhirnya menjadi kekompakan bersama. Menyenangkan bukan? Hhhh, aku sering tersenyum ketika mengingat itu semua, dan ingin sekali untuk kembali bersama di tempat itu juga, tapi mungkin rasa nya sudah tidak akan sama lagi huh? itu kan gunanya momentum, hanya berarti pada saat itu juga, klo udah lewat, maka lewat lah juga semua rasa yang tertumpah di saat itu.
Pertemuan pertama kita (menurut aku, lantaran belakangan kamu mengaku udah melihatku sejak awal pada saat kita semua kumpul) dalam event yang disebut “mencari pasangan” (jangan salah, ini bukan ajang cari jodoh lho!) untuk melihat bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan baik dan benar dengan apa yang ada di sekeliling kita, skali lagi, aku mesti tertawa klo mengenang ini.. lucu.. teriak teriak, demi untuk menjadi the first, kayak anak ayam kehilangan induknya saja, tapi event itu yang mempertemukan kita toh? Di event ini kita diminta untuk mengetahui sebanyak mungkin segala sesuatu tentang “pasangan” kita. Kita kenalan, aku yang lagi dengan mood yang amad jauh dari kata senang, dan kamu, dengan semangatmu dan juga ide-ide jahilmu yang sering muncul di saat situasi sedang lengang-lengangnya.. terlalu berlawanan menurut aku, tapi herannya kamu berhasil membuat aku tertawa waktu itu, thanks to you. Dan kita berhasil saling tukar menukar nomor ponsel.. hh, aku sempat berpikir, bagaimana klo waktu itu aku benar benar lagi tidak mau berbagi dengan siapapun? apa mungkin akan berbaris rapi kata kata tentang penyesalan membuntuti kemanapun aku melangkah? hehe, mungkin saja, but who knows lah.. (more…)